IPW: STUDI BANDING KENAPA MESTI KE JEPANG

NETIZENTILANG.COM – Sejumlah pejabat kepolisian kali ini ada yang plesiran ke Jepang, alasannya studi banding untuk melihat percontohan pihak swasta melakukan uji kompetisi ketrampilan mengemudi. Padahal selama ini studi banding kepolisian selalu ke negara Belanda yang menjadi acuannya.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane Rabu(3/1) menyatakan, pada dasarnya setiap perusahaan boleh ikut serta dalam proses tender pengadaan di Polri. Tentunya, harus memenuhi kualifikasi atau standar yang dibutuhkan serta ditentukan Polri.

Tentunya perusahaan itu harus memenuhi kreteria yang ditentukan. Harus fairplay dan tidak boleh berkolusi. Menyangkut adanya kabar aksi boyong sejumlah pejabat polri ke Jepang, menurut Neta, jika itu benar adanya berindikasi tidak fairplaynya perusahaan itu untuk mendapatkan “pekerjaan” di Polri.

IPW berharap Kapolri mencermatinya agar tidak muncul opini yang merusak citra kepolisian yang saat ini sudah semakin baik. Apalagi jika ada indikasi bahwa perusahaan itu milik anggota Polri yang masih aktif, tentunya keterlibatan perusahaan itu dalam penyelenggaraan sekolah mengemudi perlu diusut dengab serius.

Sebab, tambah Neta, anggota polri aktif jelas jelas tidak boleh berbisnis di lingkungan kepolisian karena akan terjadi konflik kepentingan yang bisa merugikan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *