PAGUYUBAN PENGELOLA PARKIR MINTA KADISHUBTRANS DIGANTI

netizentilang.com – Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat, diminta mencopot Andri Yansyah sebagai Kadishubtrans, karena dianggap tak becus kelola parkir di PD Pasar Jaya.

Harapan itu diungkapkan, Penasehat Hukum Paguyuban Pengelola Parkir Pasar Jaya, Lasman Siahaan SH,MH, Rabu(26/7). “Karena ketidak becusan PD Pasar Jaya kehilangan pemasukan Rp 7 miliar”, tandasnya.

Lasman mensinyalir, pengendapan duit parkir juga terjadi dibadan- badan jalan yg jadi ranah kelola Dishubtrans. “Yang dilahan pasar jaya saja mereka nunggak 7 M. Apalagi yg dibadan jalan ?”, tanyanya. –

Akal akalan terkait parkir Pasar Jaya harus dihentikan untuk menghindari kerugian yang lebih besar. Tindakan Dishub tIDAK bisa dibenarkan kewajiban tidak bisa diabaikan. Kalau begini paguyuban harus ambil alih pengelolaan tersebut karena sudah terlantar pembayarannya dan merugikan PD Pasar Jaya

Selama ini paguyuban tidak ada masalah dengan parkir maupun setoran kita siap ambil alih parkir Pasar Jaya dari Dishub DKI.

Lasman menuding janji Andri mengelola parkir secara profesional, cuma bualan. Buktinya parkir di 33 pasar makin amburadul. Yang memakai gate dan komputerisasi cuma tiga yakni pasar Pramuka, Sunan Giri dan Glodok.

Gaji jukir selalu telat seperti di Pasar Perumnas Klender, Rawamangun dan Blok F.

Ironisnya, sebagian lahan parkir yang seharusnya menjadi aset PD Pasar Jaya menjadi tak bertuan. Di pasar Ciplak setelah kelola oleh dishub. sekarang dibiarkan saja di kuasai oleh ormas sehingga pasar Ciplak yang tadinya nyaman dan aman sekarang mencekam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *