POLISI SELALU MENJADI TARGET ANCAMAN TERORIS DAN PENJAHAT

NETIZENTILANG.COM – Ancaman terhadap anggota Polri dari pelaku kriminal dan teror terus mengincar secara nyata. Untuk itu, Mendagri Tjahjo Kumulo menginginkan adanya perlindungan terhadap anggota Polri. “Perlu perlindungan dalam bentuk undang-undang,” kata Mendagri, Minggu 28 Mei 2017.

“Perlindungan kepada anggota Polri yang sedang bertugas dan Markas Komando apabila diserang dalam bentuk ancaman pidana yang berat dalam undang-undang,” tegas Tjahjo.

Serangan terbaru terhadap kepolisian terhadi di Kampung Melayu, beberapa waktu lalu. Serangan bom bunuh diri yang diduga dilakukan dua pelaku itu menewaskan tiga anggota kepolisian serta lima lainnya luka-luka.

Anggota kepolisian yang berada di lokasi kejadian sebelumnya merupakan personel yang ditugaskan mengamankan dan mengawal pawai obor menjelang bulan suci ramadan yang diselenggarakan warga setempat.

Polisi, kata Tjahjo, jelas akan selalu berisiko menjadi target dalam setiap kegiatan pengamanan. Namun, pemerintah perlu memikirkan bentuk perlindungan kepada anggota. Selain itu, pemerintah harus turut mengapresiasi komitmen anggota kepolisian yang berjaga di lokasi dan terkena serangan teror maupun tindak pidana lain.

“Penghargaan negara kepada petugas Polri yang sedang bertugas kena serangan teror atau tindak pidana lain,” ucap dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *