MELABUR PELANGI DAN TERUMBU KARANG DI LAUT

NETIZENTILANG.COM – Memanusiakan manusia yang seutuhnya merupakan tujuan utama bagi hidup dalam kelompok dari keluarga hingga berbangsa dan bernegara. Memanusiakan manusia bisa saja dikatakan keluar dari keterbelengguan atau lepas dari tempurung, melihat sesuatu tidak hanya dari satu sisi namun dari banyak sisi sehingga dapat menikmati dan mengapresiasi.

Keluar dari tempurung bukanlah hal mudah. Di dalam tempurung itu banyak aturan norma hingga moralitas yang juga tanpa sadar mengungkung atau mengabarkan dan mengajarkan kebahagiaan dalam tempurung. Siapa berani mengkritik atau melawannya.

Brigjen Pol. Crisnanda DL saat menjabat sebagai Dirlantas Polda Metro Jaya

Membuka jendela merupakan mimpi bagi kemajuan dan semakin manusiawinya manusia. Keterpurukan di dalam tempurung membuat captive mind yg membutakan keberagaman.

Keterbatasan wacana membuat introvet tertutup pada perbedaan. Apa yang tak sepaham dengannya dianggap salah bahkan dosa. Apa yang diketahuinya ya itu itu saja.

Saking kuper nya happy bila menyalah2-kan dan melecehkan. Namun jangan sekali kali membalasnya maka ia akan cepat tersukut dan ingin meledakanya.

Tak heran bila cita cita luhurnya adalah melabur pelangi dan terumbu karang dilautan. Walaupun diperingatkan bahwa itu suatu yang otopi tetap saja dilakukan.

Dan yg mengherankan dianggap sebagai suatu perjuangan. Memang don kisot di jaman sekarang banyak sekali dilakukan. Walau dianggap suatu ketololan namun tetap saja dipakksakan.

Menyeragamkan pemikiran ide dan mematikan kreatifitas serta inovasi terus saja dihembuskan walau harus dengan provokasi dan kebencian. Sadar atau tidak apa yg dilakukan ini menggiring kembali masuk dalam tempurung untuk memuaskan dan bahagia di dalamya.

Tidak lagi peduli akan manusia yang seutuhnya, tak sadar apa yg dilakukan telah merusak peradaban yang penting senang menang dan persetan orang susah karenanya. – Crisnanda DL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *