Sylvana Murni Besok Dipanggil Polisi Dugaan Korupsi Bansos Pramuka 2014

Sylvana Murni Besok Dipanggil Polisi Dugaan Korupsi Bansos Pramuka 2014Reviewed by Tim RNon.This Is Article AboutSylvana Murni Besok Dipanggil Polisi Dugaan Korupsi Bansos Pramuka 2014Jakarta, reportasenews.com-Cawagub Sylvana Murni dirundung masalah dugaan korupsi, ketika ia masih menjadi birokrat. Polisi memanggil mantan Walikota Jakpus ini, terkait dugaan korupsi dalam pengelolaan dana bansos Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Kwarda gerakan pramuka DKI tahun anggaran 2014 dan 2015. Sejak kemarin beredar surat panggilan dari Bareskrim di media sosial, mengenai panggilan Sylvana Murni. Kepala […]
Sylvana Murni Besok Dipanggil Polisi Dugaan Korupsi Bansos Pramuka 2014

Surrat Bareskrim kepada Sylvana Murni dalam kasus dugaan korupsi bansos di DKI Jakarta. (ist)

Jakarta, reportasenews.com-Cawagub Sylvana Murni dirundung masalah dugaan korupsi, ketika ia masih menjadi birokrat. Polisi memanggil mantan Walikota Jakpus ini, terkait dugaan korupsi dalam pengelolaan dana bansos Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Kwarda gerakan pramuka DKI tahun anggaran 2014 dan 2015.

Sejak kemarin beredar surat panggilan dari Bareskrim di media sosial, mengenai panggilan Sylvana Murni.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Kombes Rikwanto menyebutkan, pemeriksaan Sylvana di Bareskrim Jumat (20/1) besok.

“Dia dipanggil menjadi saksi,” kata Rikwanto.

Menurut sumber di kepolisian, bantuan sosial ke Kwarda Pramuka Jakarta telah diterima Kwarda Gerakan Pramuka DKI Jakarta tersebut diberikan dua kali. Pada tahun 2014 Kwarsa Gerakan Pramuka DKI Jakarta menerima sebesar Rp 6,81 Miliar dan Rp 6,81 Miliar di tahun 2015.

Sylviana Murni menjabat sebagai Ketua Kwarda Pramuka DKI Jakarta sejak Januari 2015, menggantikan Yudhi Suyoto. Saat itu Sylvi menjabat sebagai Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Budaya dan Pariwisata. Sylvi yang terpilih secara aklamasi tersebut akan menjabat selama periode 2013-2018.

Beberapa hari lalu, polisi juga mulai menyelidiki dugaan korupsi pembangunan masjid di komplek Walikota Jakarta Pusat dengan nilai Rp 27 Miliar. (tam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *