Presiden Perintahkan Tata Ulang Penyebaran Guru

Rabu, 18 Januari 2017 | 18:02 WIB

Presiden Perintahkan Tata Ulang Penyebaran Guru

Ilustrasi seorang guru. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta – Presiden Joko Widodo memerintahkan penyebaran pegawai negeri sipil diatur kembali. Salah satunya mengenai penyebaran guru yang dinilai tidak merata. “Tadi kami fokus ke masalah penyebaran guru. Guru banyak menumpuk di kota,” kata Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur seusai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 18 Januari 2017.

Menurut Asman, kebiasaan guru-guru sekarang hanya ingin bertahan di lokasi penempatannya selama tiga bulan. Setelah tiga bulan, mereka akan mencari-cari cara agar dipindah ke kota. Sehingga, wilayah pedesaan dan perbatasaan selalu kekurangan guru, sedangkan kota kelebihan guru.

Baca: Soal Palu-Arit, Polisi Periksa Pejabat BI Terkait Rizieq FPI

Mendatang, pemindahan lokasi dinas guru akan diperketat. Rencananya, penempatan guru tak lagi diatur daerah saja namun juga oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Hal itu untuk mencegah bupati atau walikota bisa memindahkan langsung guru yang ingin ke kota.

Rencana lainnya adalah menempatkan guru ke wilayah-wilayah perbatasan. Di daerah perbatasan akan lebih sulit untuk mencari cara untuk pindah ke perkotaan. “Dalam penerimaan PNS, dicantumkan bahwa dia akan ditempatkan di perbatasan sehingga dia sudah tahu,” ujar Asman.

Ditanya bagaimana rencana itu akan direalisasikan, Asman mengatakan rencana itu akan diawali dengan proses pemetaan penyebaran guru. Hal itu untuk mendapat titik-titik yang kelebihan dan kekurangan guru. Biasanya, kata Asman, hal itu akan terlihat dari besaran belanja pegawainya. Selanjutnya, baru ditentukan lokasi penempatan yang menjadi prioritas.

“Menpan RB ditugaskan untuk melaksanakan itu.” Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi akan menghitung jumlah dan membuat petanya bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang diharapkan rampung dalam beberapa bulan.

ISTMAN MP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *