Chrome Akan Bisa Memutar File Audio Jenis “Flac”

Chrome Akan Bisa Memutar File Audio Jenis “Flac”Reviewed by HS Gautamaon.This Is Article AboutChrome Akan Bisa Memutar File Audio Jenis “Flac”Amerika, reportasenews.com: Google akan memberikan tambahan fungsi dapat menikmati file musik jenis FLAC dibrowser terbaru mereka Chrome 56, bahkan kabarnya Firefox juga akan melakukan hal yang sama. Kabar ini tentu akan memanjakan kalangan audiophile, yakni para pemuja suara audio yang terbaik kualitasnya, dengan FLAC (Free Lossless Audio Codec) kejernihan dan kualitas audio yang disemburkan dari […]
Chrome Akan Bisa Memutar File Audio Jenis “Flac”

Amerika, reportasenews.com: Google akan memberikan tambahan fungsi dapat menikmati file musik jenis FLAC dibrowser terbaru mereka Chrome 56, bahkan kabarnya Firefox juga akan melakukan hal yang sama.

Kabar ini tentu akan memanjakan kalangan audiophile, yakni para pemuja suara audio yang terbaik kualitasnya, dengan FLAC (Free Lossless Audio Codec) kejernihan dan kualitas audio yang disemburkan dari sana akan optimal dan bermutu hebat sebaik layaknya kita mendengarkan kualitas rekaman asli studio musik.

FLAC adalah jenis file audio terbaik yang disebut “lossless”, artinya kualitas dari alat player diteruskan kekabel menuju speaker lalu ke kuping pendengarnya akan tetap superior tanpa penurunan mutu, karena itu disebut “lossless”, artinya faktor menurunnya kualitas audio(=loss) sama dengan zero atau nol (=less). Dibandingkan MP3, ketika audio dikonversikan kefile jenis ini maka dia akan dipangkas habis-habisan menjadi file yang ramping kilobyete-nya, akhirnya file MP3 ini banyak kehilangan detil-detil kekayaan audio yang ada disana, dengan kata lain “tidak sebaik suara rekaman studio”.

Para auidophile yang kerap mendengarkan musik dialat pemutar walkman digital atau ponsel, biasanya memilih jenis file audio MP3 karena ramping dan tidak boros kilobyete, hanya saja jenis file ini dipaksa ramping sehingga banyak detil audionya dipangkas dengan kejam. File FLAC untuk sebuah lagu lumayan besar dan boros memori, dan tidak semua player digitall mampu memutar jenis file ini.

Chrome bukan satu-satunya browser yang memberikan dukungan memutar file FLAC asli tersebut. Mozilla juga akan menambahkan dukungan FLAC untuk Firefox 51, yang dijadwalkan untuk rilis sekitar 24 Januari.

Versi saat ini dari dukungan FLAC di Chrome tidak terlalu bagus. Jika user memilih untuk memutar file FLAC dengan Chrome akan mulai diputar ditab tersendiri. Jendela player tidak akan menyertakan album artwork atau apa pun untuk tanda visualnya, hanya latar belakang hitam sederhana.

Banyak program dapat bermain di FLAC pada Windows 10 berkat dukungan asli sistem operasi untuk codec. Pengguna Mac, bagaimanapun, tidak begitu beruntung dan harus beralih software pihak ketiga seperti VLC atau keversi Chrome terbaru.

Meskipun tidak ada visual yang baik, FLAC di Chrome bisa berguna pada Mac ketika membutuhkan cara cepat dan mudah untuk mendengar file FLAC. Belum jelas, apakah dukungan audio ini juga membuat versi Chrome di iOS (HSG/PCWorld)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *